Yuk Liburan Ke Bali

Selama masa karantina, kalian pasti sering membayangkan serunya liburan di pantai, bersenang-senang dengan teman-teman, dan menunjukkan OOTD terbaik di Bali, kan? Saat ini Bali sudah kembali dibuka untuk wisatawan domestik, namun dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat. Hampir semua tempat wisata di Bali sudah disiapkan untuk kembali menyambut pengunjung di masa adaptasi kebiasaan baru ini. 

Untuk menjaga keamanan dan kesehatan semua pihak, berikut ini adalah beberapa protokol yang harus diikuti seperti:


1. Menerapkan Protokol Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Kelestarian Lingkungan atau CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) di seluruh territory.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah menyiapkan Protokol Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Kelestarian Lingkungan atau yang dikenal dengan Protokol CHSE dan bekerjasama dengan semua pihak yang terlibat di sektor pariwisata, antara lain lodging, penyedia layanan transportasi, dan pemandu lokal untuk selalu menerapkan skema pariwisata di masa adaptasi kebiasaan baru. Protokol ini bertujuan untuk mencegah penyebaran infection, yang meliputi penggunaan masker, penyemprotan disinfektan, penyediaan tempat cuci tangan, dan pengecekan suhu tubuh untuk seluruh staff maupun pengunjung destinasi wisata.

2. Memberikan keseluruhan informasi kepada pengunjung secara brave.

Para pengunjung dapat melihat berbagai macam informasi terbaru terkait kondisi selama pandemi Covid-19, termasuk daftar tempat dan wahana yang sudah dibuka kembali untuk umum secara brave melalui web.

3. Menyiapkan fasilitas kesehatan.

Untuk menjamin kenyamanan dan ketenangan wisatawan selama berlibur di Bali, pemerintah juga sudah menyiapkan beberapa fasilitas kesehatan dan pos kesehatan yang dapat diakses dengan mudah dari berbagai destinasi wisata.

InDOnesia CARE

Untuk mendukung penerapan pariwisata yang mengutamakan kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengenalkan program InDOnesia CARE. Program ini menitikberatkan pada istilah "I DO CARE" atau "Saya Sangat Peduli". I DO CARE juga dilihat sebagai komitmen pemerintah Indonesia dalam menyediakan pariwisata yang aman dan nyaman.

Cara Untuk Mendukung Pariwisata yang Sehat dan Aman

1. Mendukung wisata yang ramah lingkungan dan mengurangi sampah.

Untuk menjadi wisatawan yang bertanggung jawab, usahakan untuk mengurangi sampah dan polusi selama liburan. Selama berwisata, kalian juga dianjurkan untuk mengutamakan kenyamanan binatang, dan menjaga kelestarian lingkungan.

2. Mendukung perekonomian lokal.

Disarankan juga untuk bijak dan berhati-hati dalam membelanjakan uang. Pastikan kalian membantu ekonomi dan bisnis penduduk lokal, contohnya dengan membeli cinderamata yang dibuat oleh warga setempat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

3. Menghormati adat dan aturan setempat.

Liburan tidak hanya tentang tempat dan keseruan pribadi, tetapi juga menyangkut adat dan budaya setempat. Sangat penting untuk tetap menghormati dan menghargai tradisi, budaya, dan norma wilayah yang kalian tuju. Sebelum berlibur, pastikan mencari tahu terlebih dahulu tradisi, adat, dan norma destinasi yang akan dituju.

4. Mengutamakan keamanan dan kebersihan.

Di masa adaptasi kebiasaan baru ini, sangat penting untuk tetap mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, antara lain menggunakan masker dan mencuci tangan secara teratur. Jika kalian mengalami gejala atau ketidaknyamanan selama perjalanan atau berada di tempat wisata, sangat disarankan untuk segera menghubungi pihak-pihak terkait ya.


Ingat, boleh liburan tapi tetap utamakan kesehatan dan keselamatan dengan mengutamakan protokol kesehatan ya!

Info dan tanya-tanya lebih lanjut tentang liburan kalian nanti, yuk boleh menghubungi kita di :

+62 361 760 300

Ayu Mahasari (0878 6001 1223)

 

Artikel ini bersumber dari (https://www.indonesia.travel/id/id/trip-ideas/destinasi-wisata-di-bali-sudah-buka-kembali )

1 Comments